KUCING KAMI

Sejak kami menempati rumah C1, ada kucing yang disayangi Ari . Kucing itu sebetulnya dibuang pemiliknya di persimpangan jalan  dan diambil oleh tetangga kami. Karena Ari ingin memilikinya,   maka kucing yang baru beberapa hari dilahirkan itu kami rawat dengan memberinya susu.

Waktu kucing itu masih kecil, Ari tidak membolehkannya  main di luar rumah terlalu lama, karena khawatir dikejar anjing. Kalau ia akan pergi ke sekolah, maka kucing harus ada di dalam rumah. Cukup sulit juga kami mengejar kucing kecil yang berlari-lari di halaman.

Ayahnya Ari kadang-kadang merasa kasihan melihat kucing yang dikurung di dalam rumah, maka kucing dibebaskan bermain di luar. Si kucing, seperti yang mengerti, ketika melihat Ari pulang sekolah dari kejauhan dia akan segera berlari masuk ke rumah dan berbaring di kursi. Ari senang melihat kucing menunggunya dan akan mengelus-ngelus kucing itu. Jika bangun tidur, maka yang Ari tanyakan adalah kucing kuningnya.

Setelah delapan bulan kucing bersama kami, seorang teman memberi kami kucing Persia berwarna abu-abu, berusia satu tahun. Kedua kucing kami ternyata akur, malah seringkali tampak bercengkerama. Namun, dalam hal makanan mereka berbeda, kucing Persia hanya mengonsumsi makanan khusus dari toko, sedangkan kucing kuning memakan apa saja yang kami sediakan, misalnya nasi goreng, ikan atau jagung manis mentah.

Kucing kuning menurut kami sangat cerdas, ia tahu kalau dimarahi agar tidak tidur dekat kami, jadi dia mencari lokasi tempat tidur yang nyaman, yaitu diatas ranjang tingkat kami. Karena ke dua kucing tersebut sudah cukup besar, maka kami biarkan bermain di luar seharian. Jam 20:00 akan dipanggil dengan cara menggoyangkan tempat makanan kucing Persia. Mendengar suara tersebut mereka akan berdatangan untuk makan dan tidur di tempat masing-masing. Jam 4 pagi mereka dikeluarkan, biasanya langsung buang air kecil dan besar di halaman.  Kucing kuning cepat sekali jika dipanggil, namun kucing abu-abu cukup lama karena berjalannya sangat pelan. Karena kami anggap cerdas kadang kucing kuning pernah kami biarkan tidur di luar, yaitu ketika gerhana bulan 10 Desember 2011, malam tahun baru serta ketika kami tidak tidur di rumah. Sepertinya kucing merasa senang tidur di dalam rumah, karena tidak kehujanan dan keanginan.

Kucing-kucing kami sangat berani melawan anjing yang lewat walaupun badan mereka lebih kecil tetapi bernyali besar. Tentu saja aku akan memanggil kucing karena khawatir diserang anjing. Pernah si kuning mengikutiku ke kantor yang jaraknya sangat dekat dari rumah (2 menit berjalan) dan diikuti anjing. Kucing kamipun menaiki pohon untuk menghindari anjing. Karena kucing tidak turun juga akhirnya anjing pergi. Ternyata anjing kembali lagi bersama teman wanitanya, lucu juga  melihat dua ekor anjing menunggui kucing di atas pohon. Tentu segera kuusir anjing itu agar kucing  dapat turun dari atas pohon.

Seminggu sekali kucing kami mandikan dengan shampoo kucing. Kucing Persia sangat mudah karena penurut, sedangkan kucing lokal suka mencakar dan sulit diatur. Setelah dikeramasi, bulu kucing Persia biasanya akan dikeringkan dengan “hair dryer”, sedang kucing dibiarkan saja.

Kucing kuning suka mengikuti kami ke warung atau ke tempat lain. Kadang ia lari mendahului, seolah diajak bermain. Kucing kelabu bisanya mengeong perlahan jika di pagi hari dia lapar atau ingin ke luar rumah, ia jarang mendekati kami seperti halnya kucing kuning, yang terkadang ingin di elus-elus.

Tidak hanya cerdas, kucing kuning juga nakal. Dia bisa membuka kulkas dan mengambil makanannya, mungkin karena kurang rapat ditutup. Kalau menemukan binatang kecil yang bergerak, kucing kuning senang mempermainkannnya dan membawanya ke dalam rumah, diantaranya cecak dan kadal. Maka ketika ia bermain dengan anak ular, aku segera menutup pintu agar kucing tidak masuk dan membuang ular tersebut jauh-jauh.

Seperti teman atau anggota keluarga, kami akan merasa kehilangan jika tidak melihat kucing-kucing kami. Kami merasa kasihan kalau kucing sakit atau kelaparan

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

BETAPA CEPAT WAKTU BERLALU (Desember kan segera berakhir)

BETAPA CEPAT WAKTU BERLALU (Desember kan segera berakhir)

Hari berganti minggu, bulan berganti tahun. Tak terasa usia sudah tak muda lagi. Tahun baru adalah lembaran baru,

berharap hari esok   lebih baik dari hari  ini. Desember adalah bulan yang paling bersejarah bagiku.

5 Desember, aku merupakan anak pertama yang menjadi sarjana dalam keluargaku, mendahului kakakku yang lulus setelah aku.

6 Desember, adalah tanggal pernikahanku. Alhamdu lillah Allah memberi jodoh yang tidak memberatkan hati dan kehidupanku, karena tak banyak menuntut

14 Desember, hari kelahiran anak kami. Insya Allah menjadi berkah bagi kami semua.

24 Desember, adalah ulang tahun suamiku. Semoga ia semakin sholeh dan bijaksana seiring dengan pertambahan usianya.

Aku bersyukur dengan segala apa yang telah kulalui. Meski perubahan fisik mulai menggoda: mata dan daya ingat tak lagi menyala, pipi tak lagi merona dan rambut mulai berwarna namun kutetap bersemangat menjalani hidup dan menggapai mimpi. Ya Allah Engkau yang Maha Perkasa; kabulkanlah doa hamba

 

 

 

Dipublikasi di Me and my family | Tinggalkan Komentar

ASMAUL HUSNA

YA ALLAH

Rahman, Rohim, Malik, Quddus, Salam, Mu’min, Muhaimin

Aziz, Jabbar, Mutakabbir, Khaliq, Bari, Mushowwir,  Goffar , Qohhar

Wahab, Rozak, Fattah, Alim, Qobid, Basith, Hafid, Rafi

Muiz, Muzil, Sami, Basir, Hakam, Adil, Latif, Khabir

 

Halim, Azim, Ghofur, Syakur, Aliyy, Khabir, Hafidz, Muqit

Hasib, Jalil, Karim, Roqib, Mujib,  Wasi, Hakim Wadud

Majid, Baits, Syahid, Haq, Wakil, Qowiyy, Matin, Waliy

Hamid, Muhsyi, Mubdi, Muid, Muhyi, Mumit, Hayy, Qoyyum

 

Wajid, Majid, Wahid, Ahad, Shomad, Qodir, Muqtadir, Muqaddim, Muakhir

Awwal, Akhir, Dhohir, Barthin, Waliy, Mutaaliy, Bar, Thowab

Muntaqim, Afuww, Rauf, Malikul Qiya Dzul jala li walikrom

Muqsit, Jami, Ghaniy, Mughni, Mani, Dar, Nafi, Nur

Hadi, Badi, Baqi, warits, Rosyid, Shobur

 

1.          Ya Allah Yang Maha Pemurah, Engkaulah yang memenuhi segala keperluan kami

2.          Ya Allah Yang Maha Mengasihi, kasihanilah kami makhluk yang lemah ini

3.          Ya Allah Yang Maha Menguasai / Maharaja, Engkaulah penguasa alam semesta

4.          Ya Allah Yang Maha Suci, ampunilah dosa-dosa kami

5.          Ya Allah Yang Maha Selamat Sejahtera, selamatkanlah kehidupan kami

6.          Ya Allah Yang Maha Melimpahkan Keamanan, Engkaulah yang menjaga kami

7.          Ya Allah Yang Maha Pengawal serta Pengawas,  kami senantiasa dalam pengawasanMu

8.          Ya Allah Yang Maha Berkuasa, kami tiada daya upaya

9.          Ya Allah Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya, kepadaMu kami memohon pertolongan

10.      Ya Allah  Yang Melengkapi Segala kebesaranNya, Engkaulah yang Maha Sempurna

11.      Ya Allah  Yang Maha Pencipta, Segala sesuatu Engkaulah  yang menciptakan

12.      Ya Allah Yang Maha Menjadikan, segala sesuatu terjadi oleh Mu

13.      Ya Allah  Yang Maha Pembentuk, Engkaulah yang membentuk segalanya

14.      Ya Allah Yang Maha Pengampun, ampunilah kesalahan kami

15.      Ya Allah Yang Maha Perkasa, Engkau yang menguasai alam semesta

16.    Ya Allah Yang Maha Penganugerah, Engkaulah memberikan anugerah kepada umat Mu
17.    Ya Allah Yang Maha Pemberi Rezeki, berilah  kami rizki yang halal dan toyyib
18.    Ya Allah Yang Maha Pembuka, Engkaulah yang memulai segala sesuatu
19.    Ya Allah Yang Maha Mengetahui, berilah kami ilmu yang bermanfaat
20.    Ya Allah Yang Maha Pengekang, Engkaulah yang berkuasa mengekang segala hal
21.    Ya Allah Yang Maha Melimpah Nikmat, limpahilah kami dengan nikmat dan karuniaMu
22.    Ya Allah Yang Maha Perendah / Pengurang,  Engkaulah yang berkuasa merendahkan
23.    Ya Allah Yang Maha Peninggi, Engkau meninggikan siapa yang Kau kehendaki

24.    Ya Allah Yang Maha Menghormati / Memuliakan, Engkaulah sumber segala kemuliaan
25.    Ya Allah Yang Maha Menghina, Engkaulah yang berhak menghinakan makhlukMu
26.    Ya Allah Yang Maha Mendengar, Engkau mendengar setiap syukur dan keluhan makhlukMu
27.    Ya Allah Yang Maha Melihat, segala sesuatu Engkau melihatnya
28.    Ya Allah Yang Maha Mengadili,  Engkau lah yang mengadili segala sesuatu
29.    Ya Allah Yang Maha Adil, kepada Mu kami mohon perlindungan dan keadilan
30.    Ya Allah Yang Maha Lembut serta Halus, Engkaulah yang menyayangi makhlukMu
31.    Ya Allah Yang Maha Mengetahui, kami makhluk yang tidak tahu-menahu

32.    Ya Allah Yang Maha Penyabar, yang memahami segala kelemahan kami
33.    Ya Allah Yang Maha Agung,  Engkaulah yang Maha Besar
34.    Ya AllahYang Maha Pengampun, Engkau mengampuni segala kesalahan umatNya
35.    Ya Allah Yang Maha Bersyukur, tempat kami bersyukur
36.    Ya Allah Yang Maha Tinggi serta Mulia, kami adalah makhluk Mu yang hina
37.    Ya Allah Yang Maha Besar, segala sesuatu adalah atas kuasa Mu
38.    Ya  Allah Yang Maha Memelihara, kami senantiasa dalam pemeliharaanMu
39.    Ya Allah Yang Maha Menjaga, yang menjaga semua makhlukNya
40.    Ya Allah Yang Maha Penghitung, yang menghisab segala perbuatan makhlukNya
41.    Ya Allah Yang Maha Besar serta Mulia, kami mohon perlindungan dan rahmatMu
42.    Ya Allah Yang Maha Pemurah berilah kami kasih sayang dan perlindunganMu
43.    Ya Allah Yang Maha Waspada, yang memperhatikan semua makhlukNya
44.    Ya Allah Yang Maha Pengabul, Engkaulah yang mengabulkan doa-doa kami.
45.    Ya Allah Yang Maha Luas, kemampuan kami terbatas, kemampuanMu tak terhingga
46.    Ya Allah Yang Maha Bijaksana, manusia mahkluk yang penuh kesalahan dan dosa
47.    Ya Allah Yang Maha Penyayang, yang menyayangi semua makhlukNya

48.    Ya Allah Yang Maha Mulia, Engkaulah sumber kemuliaan
49.                Ya Allah Yang Maha Membangkitkan Semula, kepadaMu kami akan kembali
50.    Ya Allah Yang Maha Menyaksikan, Engkau maha melihat atas segala sesuatu
51.    Ya Allah Yang Maha Benar, kami adalah makhlukmu yang selalu khilaf
52.    Ya Allah Yang Maha Pentadbir, yang mengatur semua makhluk
53.    Ya Allah Yang Maha Kuat, kami makhluk yang penuh dengan keterbatasan
54.    Ya Allah Yang Maha Teguh, tak ada yang dapat  menandingi Nya
55.    Ya Allah Yang Maha Melindungi, lindungilah kami dari aib dan marabahaya

56.    Ya Allah Yang Maha Terpuji, Engkaulah sumber segala pujian
57.    Ya Allah Yang Maha Penghitung, kami mohon ampunan atas dosa dan kesalahan kami
58.    Ya Allah Yang Maha Pencipta dari Asal,  Engkaulah yang menciptakan semua makhluk
59.    Ya Allah Yang Maha Mengembalikan dan Memulihkan, kepada Mu kami memohon
60.    Ya Allah Yang Maha Menghidupkan, semua adalah kuasa Mu
61.    Ya Allah Yang Mematikan, semua makhluk  akan kembali kepadaMu
62.    Ya Allah Yang Senantiasa Hidup, Engkaulah yang mengatur kehidupan ini
63.    Ya Allah Yang Hidup serta Berdiri Sendiri, kami adalah makhluk yang lemah
64.    Ya Allah Yang Maha Penemu, kami adalah ciptaan Mu
65.    Ya Allah Yang Maha Mulia, kami  yang hina dan penuh dosa
66.    Ya Allah Yang Maha Esa, hanya kepada Mu kami memohon pertolongan
67.    Ya Allah Yang Tunggal, yang tak satupun menyerupai Nya
68.    Ya Allah Yang Menjadi Tumpuan, kami berserah-diri kepada Mu
69.    Ya Allah Yang Maha Berupaya, kami adalah makhluk yang lemah
70.    Ya Allah Yang Maha Berkuasa,  Engkaulah penguasa bumi dan langit
71.    Ya Allah Yang Maha Menyegera, kami adalah makhluk yang lalai
72.    Ya Allah Yang Maha Penangguh, Engkaulah yang menangguhkan siksa terhadap kami

73.    Ya Allah Yang Pertama, Engkaulah awal dari segalanya

74.    Ya Allah Yang Akhir, kepadaMu kami akan kembali

75.    Ya  AllahYang Zahir, segalanya Engkau yang menyatakan dan maha tahu

76.    Ya Allah Yang Batin, Engkau mengetahui apa yang tidak kami ketahui

77.    Ya Allah Yang Wali / Yang Memerintah, kami ada dalam perintahMu

78.    Ya Allah Yang Maha Tinggi serta Mulia, kami adalah hamba Mu yang hina

79.    Ya Allah Yang banyak membuat kebajikan, kami selalu mengharapkan kebajikan dariMu

80.    Ya Allah Yang Menerima Taubat, ampunilah kami

81.    Ya Allah Yang Menghukum Yang Bersalah, ampunilah kesalahan dan dosa kami

82.    Ya Allah Yang Maha Pengampun, hanya kepadaMu kami menyembah dan mohon pengampunan

83.   Ya AllahYang Maha Pengasih serta Penyayang, kepadaMu kami memohon kasih-sayang

84.   Ya Allah Pemilik Kedaulatan Yang Kekal, Engkaulah Raja segala Raja

85.   Ya Allah Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, kami makhluk yang hina

86.   Ya Allah Yang Maha Saksama, ampunilah  kekhilafan  kami

87.   Ya Allah Yang Maha Pengumpul, satukanlah kami bersama orang-orang yang sholeh

88.  Ya Allah Yang Maha Kaya Dan Lengkap, anugerahilah kami kebaikan di dunia dan akhirat

89.   Ya Allah Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan, limpahilah kami dengan rahmat dan   karuniaMu agar kami dapat bersyukur dan beramal sholeh

90.   Ya Allah Yang Maha Pencegah, hindarkan kami dari siksa api neraka

91.   Ya Allah Yang Mendatangkan Mudharat, kami berlindung kepadaMu dari kemudharatan

92.   Ya Allah Yang Memberi Manfaat, tinggikan derajat kami hingga kami bermanfaat untuk agama dan masyarakat

93.  Ya Allah Ya  Cahaya, Engkaulah sumber penerangan dalam kehidupan kami

94.   Ya Allah Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk, Pimpinlah kami ke jalan yang benar
95.   Ya Allah Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya, Engkau adalah segalanya
96.   Ya Allah Yang Maha Kekal, Engkau tidaklah fana
97.  Ya Allah Yang Maha Mewarisi, berilah anak-cucu kami kebaikan dunia-akhirat
98.  Ya Allah Yang Memimpin Kepada Kebenaran, Engkaulah yang maha benar
99.  Ya Allah Yang Maha Penyabar, karuniakan kami dengan sifat kesabaranMu

Dipublikasi di community education | Tinggalkan Komentar

FA Bi AYYI ALAA I ROBBIKUMAA TUKADZDZIBAAN

Ceramah Ramdhan dr. Hanny Rono Sulistyo, di Aula Barat ITB 18/8/2011

 

Sebagai makhluk lemah, manusia selalu berbuat dosa, dan ini juga dikarenakan syetan yang berjanji untuk selalu menggoda.

Bagaiamana caranya kalau kita ingin masuk surga, yakni :

1.       Menghapus dosa

2.       Menimbun dosa dengan pahala yang lebih banyak

Bulan Ramdhan adalah pengampunan/maghfiroh, dan  terdapat banyak bonus pahala jika  kita berbuat kebaikan. Di luar bulan Ramadhan, hendaknya kita bersabar. Jika didholimi orang, artinya dosa kita diambilnya

Nikmat kedokteran mana yang kamu dustakan?

Dokter adalah manusia yang berupaya dan berdoa, dan Allahlah yang menentukan. Allah menjalankan kesempurnaanya pada manusia, bukan manusia yang mengaturnya. Periode perkembangan seorang manusia adalah:

  • 1-9 minggu:  calon manusia dalam rahim terdiri dari 32 sel, terbentuk otak dan jantung. Manusia hanya bisa konaah atau menerima apapun
  • 10-14 minggu : selaput hilang, dan  mulai bergerak. Tubuh manusia  adalah nikmat Allah untuk makhluknya
  • 15-20 minggu: emosi terbentuk, pendengaran mulai berfungsi.  Ada 200 gerakan sendi
  • 21-27 minggu: kontak dengan ibu tampak jelas. Jauhkan pikian dan ucapan negative dari ibu. Pendidikan sudah dimulai dalam kandungan.
  • 28-37: manusia adalah mikrokosmos dalam makrokosmos. Semua  bertawaf sesuai aturan Allah.

Sangat banyak nikmat Allah untuk manusia, seperti penyembuhan luka atau penyakit berat. Maka nikmat mana yang kamu dustakan. Syetan selalu meniupkan kata-kata agar manusia marah dan tidak bersyukur serta selalu merasa kurang atau tidak cukup.

Keajaiban tubuh manusia:

100 trilyun sel mandiri

1 gen = 1,8 meter

1 sel DNA = panjang Pulau Jawa

DNA disatukan = 1,5 jarak Bumi-Matahari

Pembuluh darah disatukan = 800.000 km

Apakah DNA merupakan LAUH MAHFUZH? Dan bagaimana dengan GOD GEN. Struktur kimia tubuh manusia = tanah. Pada manusia terdapat unsur   stress – esutress – distress.  Manusia yang sempurna senantiasa  ikhlas dan pasrah.

Tugas manusia:

-           Iqro, belajar menuju kesempurnaan

-          Mengiptekkan imtaq

-          Mengimtaq kan iptek

Ilmu Allah tidak berimbang dengan ilmu manusia yang bagai buih di lautan

Kitab Allah tak pernah salah

Allah membuka ilmu sesuai dengan upaya manusia

 

Manusia hendaknya menjadi Khalifatul fil ardhi yakni pribadi yang tangguh dan tawadhu.  Tentang perbedaan dalam Islam sendiri, hendaknya mengedepankan akhlaq baru fiqh dan meneladani Rasulullah, yaitu:

1.        Perangai yang ramah dan bersih

2.       Berbudi bahasa yang baik

3.       Berempati

4.       Sabar

5.       Mau mendengar

6.       Profesional

7.       Peduli umat

8.       Memiliki sifat fathonah, amanah, siddiq, tablig

9.       Zuhud terhadap dunia

10.   Menuju kesempurnaan

Manusia hendaknya berusaha menjadi “the best”, beretika seperti Rosul, hidup berpedoman pada Al Quran dan Sunnah Rosul, serta selalu bersyukur.

 

Dipublikasi di community education | Tinggalkan Komentar

Memperingati Isra Mi’raj di Kampung Bosscha Lembang

Rabu, 13/07/2011 – 19:14

PADA masa liburan sekolah, anak-anak di Kampung Bosscha-Lembang, biasa mengisinya dengan bermain bersama teman-teman, piknik dan  berenang atau cukup botram saja.

Liburan sekolah tahun ini, alhamdulillah  semua  naik kelas dan ada yang melanjutkan ke tingkat sekolah yang lebih tinggi  yakni SMP dan SMA.

 

Di awal liburan, pada tanggal 29 Juni 2011, kami memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Memang, selama beberapa minggu sebelumnya anak-anak telah berlatih untuk menghafal surat-surat dari AlQur’an serta do’a-doa singkat. Panggung sederhana disiapkan untuk penampilan anak-anak bersama ibu-ibu pengajian. Acara digelar mulai sore  hingga malam hari.

Warga di lingkungan kami cukup antusias menyambut acara ini. Walau diguyur hujan gerimis, mereka setia menantikan penampilan  anak-anak dan ibu-ibu pengajian yang melantunkan lagu-lagu Islami atau qasidah.  Penampilan anak  lainnya adalah pidato bahasa Arab dan Inggris. Bagi orang tua acara dimulai setelah sholat Isya, yakni berupa tawasul dan tausiyah tentang  Isra Miraj atau Rajab.

Mudah-mudahan dengan memperingati  Isra Mi’raj, masyarakat dapat mengikuti dan meneladani pribadi  Rasulullah. (Ely Irfan)***

Dipublikasi di community education | Tinggalkan Komentar

MIRACLE

It’s a miracle. Jika firasat mengatakan akan kehilangan sesuatu, entah file,  data atau yang lain, namun ternyata, semua itu masih ada, dapat diselamatkan dan dipertahankan, bisa jadi itu adalah miracle.

Selagi semuanya ada dan mudah didapat, kita tidak menyadari dan bersyukur. Kemungkinan akan kehilangan atau rusak  perlu direnungkan bahwa segala sesuatu adalah fana dan merupakan suatu peringatan  atas tindakan kita yang tidak semestinya. Kita akan menangisi apa yang hilang tetapi tidak bersyukur ketika semuanya masih ada.

Harta-benda, pangkat dan jabatan,  kesehatan serta  teman-teman adalah hal yang patut disyukuri. Namun bisa hilang kapan saja, bahkan karena hal yang sepele sekalipun.

Hal-hal  yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari  adalah keajaiban. Senyum dan tawa ceria seorang anak adalah keajaiban. Bayangkan jika dia sakit dan tidak dapat tersenyum, itu adalah penderitaan orang tua. Bersyukurlah orang tua yang memiliki anak tanpa kelainan atau kekurangan, memang kesempurnaan itu hak mutlak Tuhan.  Kesehatan kita adalah keajaiban. Bayangkan jika panca indera kita tidak berfungsi dengan semestinya, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mengobatinya. Teman-teman dan keluarga adalah keajaiban. Bayangkan jika hidup sendiri dan tak ada yang mau mengerti dan berbagi, hidup terasa hampa dan tak bermakna.

Kita sering memaksakan kehendak pada anak, padahal mereka pun ingin dimengerti dan dianggap sebagai teman.  Hak mereka dari kita yaitu waktu dan kasih sayang, seringkali terabaikan dan mereka melihat kenyataan hidup yang dapat menjerumuskan hidup mereka. Usaha dan doa yang baik dapat menjadi teladan bagi mereka. Mereka perlu dorongan, bimbingan dan pujian agar menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.

Kesehatan sudah semestinya dijaga dengan baik. Anggota tubuh seharusnya digunakan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.  Apa yang dimakan hendaklah yang baik dan istirahat yang cukup adalah hak tubuh kita. Banyak yang tidak menyadari bahwa kesehatan itu mahal harganya. Sebab, jika sakit tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk sembuh. Oleh karenanya sangat penting untuk  menjaga kesehatan lahir dan batin, karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Keluarga dan teman bagaikan cerminan diri kita. Janganlah menyakiti mereka, kalau kita tidak mau tersakiti. Demikian pula perlu saling menghargai, memahami dan tolong-menolong, karena sebagai makhluk sosial kita tidak dapat hidup berdiri sendiri. Jika begaul dengan pandai besi, tentu kita akan tercemari dengan serbuknya, dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi, maka kitapun akan terciprat harum parfum. Tuhan menciptakan makhluknya berpasangan untuk saling mengerti dan melengkapi.

Semua kejadian yang menyenangkan adalah keajaiban, semua kebaikan adalah keajaiban, dan  semua keindahan adalah keajaiban.  Bersabarlah jika  belum mendapat keberuntungan. Every cloud has a lining silver, setelah kesulitan akan selalu ada kemudahan.

Dipublikasi di writing lessons | Tinggalkan Komentar

PAMERAN BUKU BANDUNg

Siapa bilang animo masyarakat terhadap buku rendah? Buktinya pada hampir setiap pameran buku Bandung, tampak pengunjung berduyun-duyun mengunjunginya. Barangkali suasana di pameran itu dapat menggambarkan minat dari masyarakat pencinta buku dan yang gemar membaca. Namun perlu dicari tahu berapa persen dari jumlah penduduk yang “aware” dengan adanya pameran buku

 

Pameran buku Bandung yang dilaksanakan oleh IKAPI setiap bulan Februari, Mei dan Agustus setiap tahunnya bagi penulis  cukup memadai  Setelah Agustus biasanya kita memiliki kesibukan lain.

 

Sejak tahun 90-an penulis berusaha menyempatkan diri mengunjungi pameran buku yang bertempat di Gedung Landmark Jalan Braga itu.  Jika kantong sedang berisi, penulis akan membeli beberapa buku dan berkunjung ke sana bersama keluarga atau teman-teman. Namun jika kantong sedang kempes, penulis cukup puas dengan browsing dan membeli sedikit buku untuk diri sendiri. Adanya buku panduan pameran sangat membantu dan memberi informasi tentang keberadaan penerbit dan buku-buku yang diterbitkan.

 

Dari buku panduan pameran dapat dilihat acara yang digelar di panggung utama, oleh panitia selama pameran buku berlangsung, biasanya 5 hari. Acaranya adalah lomba mendongeng, kesenian, talkshow, diskusi dan lain-lain.

 

Membeli buku di pameran buku seringkali lebih murah dibandingkan dengan membeli di toko buku, karena tiap stand memberikan potongan harga yang menggiurkan agar lebih banyak orang yang membeli  buku dari standnya. Banyak buku cerita anak yang dijual dengan Rp. 5.000 – Rp. 10.000,  demikian pula buku untuk remaja dan dewasa. Buku yang bermutu dan tebal, biasanya mendapat potongan harga sebesar 20 %. Belum lagi jika ada quiz dari stand tertentu, pengunjung akan mendapat hadiah yang lumayan. Pada Islamic Book Fair pada bulan Mei, akan lebih banyak buku-buku Islam dan beragam  Al Quran dipamerkan  dalam bentuk printed maupun Audio-Visual.

 

Selamat berburu buku murah di Pameran Buku.

Dipublikasi di community education | Tinggalkan Komentar

KUMPUL PUSTAKAWAN

Judul tulisan ini terinspirasi lagu “Kumpul Bocah” yang dilantunkan Vina Panduwinata tahun 1990-an.
Kaki kecil berlari kesana kemari
Sambil tertawa riang
Kedua tangannya diayun kiri kanan
Hari ini bahagia, terbias di wajahnya ….
Petiklah bintang, dan bawalah pulang
Berikan kepada guru tersayang
Berikan pada guru tersayang, berikanlah pada guru tersayang

(Untuk orangtua dan guru tersayang, yang telah mendidikku sejak kecil hingga kini menjadi seorang pustakawan. Ingin rasanya memetik bintang untuk persembahan kepada orangtua dan guru sebagai tanda terima kasihku)

Apa yang anda bayangkan tentang Pustakawan? Profesi ini mungkin kurang populer jika dibandingkan dengan guru, dokter, insinyur, pengacara, dan lain-lain. Gambaran pustakawan yang “negatif” biasanya orang “kuper”, penunggu ruangan dan buku, perempuan judes dan suka berkeluh-kesah, atau petugas yang malas atau “cuek” untuk merapikan koleksi, dan mencarikan bahan yang dibutuhkan pemustaka serta sering meninggalkan ruangan untuk merokok atau bergosip.

Karena tidak setiap Sekolah Dasar memiliki perpustakaan yang memadai, maka lumrahlah jika siswa SD tidak mengerti apakah pustakawan itu. Yang juga mengurangi “keberadaan” perpustakaan adalah, seseorang tidak mengaku bekerja di perpustakaan, sehingga kadang-kadang ia mengaku bekerja sebagai sekretaris atau staf administrasi, dan ini biasanya terjadi pada mereka yang tidak mengenyam kursus atau pendidikan ilmu perpustakaan.

Kini, citra positif pustakawan adalah pribadi yang menarik (mengutip Seni Memaksimalkan Daya Tarik, Anne Ahira) yaitu:
1. Terus berbuat baik dan bekerja dengan baik tanpa pernah menghitungnya
2. Rendah hati dan bermartabat sehingga disukai orang
3. Menjaga kemurnian diri, tidak perlu menjadi orang lain
4. Penuh minat, sehingga memiliki banyak pengetahuan dan keterampilan
5. Wajah ceria, untuk membuat suasana tidak kaku
6. Antusias dan hasrat, sehingga hidup bergelora
7. Memiliki tata karma, agar dapat memiliki jejaring sosial yang luas

Jika citra tersebut ada pada setiap orang, apapun profesinya tentu akan menunjang karir dan pekerjaan. Tak jarang pustakawan yang cerdas dan menguasai IT akan diberi lebih banyak tugas oleh atasannya bahkan ditarik ke divisi lain misalnya menjadi staf sistem informasi dan humas. Dengan adanya alih profesi, tidak berarti jiwa kepustakawanan akan meluntur, bahkan semakin banyak pihak yang melirik dan meminati profesi pustakawan.

Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) cabang Bandung menyelenggarakan seminar bertajuk “Menjadi Pustakawan Inspiratif” pada tanggal 12 April 2010. Bertempat di Perpustakaan Pusat ITB, dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta. Panitia memperkirakan akan dihadiri 50 orang saja, ternyata peminatnya melebihi target.

Dua pembicara ditampilkan dalam seminar itu yakni: Dra H. Oom Nurrohmah, M.Si (Kepala Bidang Pemberdayaan Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca – Bapusipda Jabar) dan Suherman M.Si pustakawan teladan, Staf LIPI, konsultan dan penulis. Pustakawan Sekolah dan Perguruan tinggi serta calon pustakawan dari UPI, UNPAD dan mahasiswa D2 Universitas Terbuka Jurusan Perpustakaan memenuhi ruang pertemuan berpartisipasi dalam acara ini.

Membudayakan Kegemaran Membaca.
Paparan Oom Nurrohmah, alumnus IKIP Bandung tahun 1985 ini sangat menarik dan komunikatif. Uraiannya berdasarkan UU no. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, bab XIII tentang Pembudayaan Kegemaran Membaca (PKM) pasal 48-51. Dengan rendah hati pemateri juga menceritakan kegiatan Road Show Gerakan Membaca di Jawa Barat bersama pemerintah provinsi serta upaya pustakawan dan birokrat untuk memajukan dunia perpustakaan di tanah air hingga ke tingkat Legislatif.

Bahwa kegiatan PKM dilakukan dalam keluarga, Satuan Pendidikan dan Masyarakat terdapat dalam pasal 48. Selanjutnya Pemerintah dan Masyarakat mendorong tumbuhnya Taman Bacaan Masyarakat untuk memunjang PKM. Pemerintah memfasilitasi dan mendorong PKM dengan menyediakan bacaan bermutu, murah dan terjangkau serta menyediakan sarana dan prasarana perpustakaan yang mudah diakses. Gerakan Nasional Gemar Membaca (GNGM) dilaksanakan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah dengan melibatkan seluruh masyarakat

Dalam keluarga dan masyarakat diharapkan membaca menjadi kegemaran dan kebiasaan sehingga akhirnya akan menjadi kebutuhan. Pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta mendirikan Taman Bacaan Masyarakat, mengelola Mobil Pintar atau atau Motor Pintar ke desa-desa dalam rangka mencerdaskan bangsa dan memberantas kebodohan.

Pada lembaga pendidikan mulai tampak dukungan untuk membudayakan minat baca, khususnya di sekolah menengah. Beberapa sekolah memiliki fasilitas perpustakaan yang lengkap, terutama sekolah swasta. Contoh Sekolah Negeri yang sudah giat dengan gerakan membaca adalah SMPN 33 Bandung yang memliki “Lasykar Iqro” dengan semboyan “Sekolahku Membaca”. Akan terus diupayakan agar kegiatan membaca dan pemanfaatkan perpustakaan menjadi suatu kurikulum pilihan sebagaimana halnya ekstra kurikuler, bukan hanya ketika guru tidak hadir, atau sebagai hukuman bagi siswa.

Perhatian Pemerintah juga dapat disimak dari beberapa momen dibawah ini:

HARI-HARI BESAR PERPUSTAKAAN

NO TANGGAL DICANANGKAN PENCANANGAN
1. 8 September Kepala UNESCO Hari Baca Tulis Sedunia
2. 7 Juli 1990 Kepala Perpusna RI Hari Pustakawan
3. 23 April 1995 UNESCO Hari Buku Sedunia
4. 14 September 1995 Presiden RI Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan
5. 25 Oktober 2001 Presiden RI Pembentukan GPMB Tingkat Nasional
6. 17 Februari 2010 Pembentukan GPMB Jawa Barat
7. 12 November 2002 Presiden Megawati Gerakan Nasional Membaca
8. 17 Mei 2006 Presiden SBY Hari Pemberdayaan Perpustakaan
9. 21 Maret 2008 Presiden SBY Hari Puisi Sedunia
10. 20 Maret 2007 Hari Story Telling
11. 2006 Forum Indonesia Membaca
12. 7 Desember 2007 Presiden SBY Gerakan Membaca Nasional
13. 28 November 2009 Hari Puisi Nasional

Sosialisasi PKM dilaksanakan dengan cara tatap muka atau menggunakan media massa, diantaranya dengan iklan layanan yang ditayangkan TVRI Bandung.

Pustakawan Inspiratif :
Untuk Para Pengelola Perpustakaan dan Taman Bacaan
Adalah buku ke-empat dari Suherman M.Si, alumni Jurusan Ilmu Perpustakaan 1994. Buku lainnya berjudul Dialog Peradaban (2006), Perpustakaan sebagai Jantung Sekolah (2009), dan, Bacalah (2010).

Mengawali paparan pemateri meminta peserta yang mewakili generasi muda untuk megungkapkan alasan memilih profesi pustakawan dan meminta peserta senior menceritakan suka-duka menjadi pustakawan. Peserta muda menyatakan bahwa ia mengundurkan diri dari kuliahnya di Jurusan bahasa Inggris karena ada tawaran langsung bekerja dan menjadi pns setelah menyelelesaikan kuliah di Jurusan perpustakaan Program D2-UT. Apakah ini artinya Jurusan Perpustakaan akan menjadi pilihan lebih banyak mahasiswa? Berdasarkan pengalaman pustakawan senior, tidak ada lulusan Perpustakaan yang menganggur, jika dibandingkan dengan Jurusan lain yang banyak peminatnya di Perguruan Tinggi, ini merupakan nilai tersendiri untuk profesi pustakawan.

Terjadinya lompatan budaya dalam masyarakat kita yakni dari budaya lisan ke budaya visual, dengan menghilangkan budaya baca patut dicermati dengan bijak, karena tanpa membaca, profesi apapun tidak akan maju.

Pustakawan pada jaman dulu termasuk dalam kalangan elit politik. Hanya istana dan lembaga keagamaan yang memiliki koleksi buku, sehingga pustakawan yang mengetahui berbagai sumber dan bahasa seringkali dimintai pendapat untuk memutuskan suatu permasalahan negara dan masyarakat Untuk pustakawan masa kini, hendaknya membangun citra diri bahwa pustakawan bukanlah pekerjaan buangan, dengan menghilangkan trauma persepsi.

Dalam buku yang dibagikan kepada peserta seminar tersebut dinyatakan bahwa Pustakawan Inspiratif adalah pustakawan yang tidak terpaku pada peraturan, tetapi memiliki orientasi yang lebih luas dalam mengembangkan potensi dan kemampuannya. Ia tidak hanya mengejar angka kredit, namun juga melihat sesuatu dari luar; mengubahnya di dalam untuk dikembangkan dalam masyarakat luas. Mimpi atau cita-cita yang didefinisikan akan menentukan tingkat motivasi untuk mewujudkannya. Pustakawan harus mengikuti berbagai trend keilmuan yang aktual dalam masyarakat, karena yang membedakan satu manusia dengan yang lainnya adalah ilmu. Tugas pustakawan adalah mengetahui sumber informasi yang dikelolanya, tentu saja ia harus membaca.

Pustakawan memerlukan pengetahuan untuk membuat kehidupan lebih baik. Ilmu yang dibutuhkan adalah pengetahuan identitas, misalnya ilmu informasi dan perpustakaan; pengetahuan kemanusiaan untuk memperkaya khazanah ilmu pengetehuan; dan pengetahuan spesialisasi untuk mengembangkan basis profesi, sehingga akan terbentuk political librarian, astronomical librarian, digital librarian, dsb. Pustakawan inspiratif adalah seorang versatilis yang memiliki pengetahuan luas dan spesialisasi yang mendalam. Indikator pustakawan inspiratif yang memiliki kematangan dalam jejaring adalah:
1. Mempunyai peta tentang masyarakat tempat dimana ia hidup, tabiat, budaya dan kepentingan
2. Mampu berkomunikasi dengan baik dan jelas
3. Membawa misi kebaikan
4. Menempatkan diri dalam posisi yang benar dan tepat.
5. Mempunyai kemampuan untuk memengaruhi lingkungan kearah yang lebih baik.

Pemateri dan Moderator Pustakawati, Kartini Masa Kini

Pustakawan selain berkontribusi.juga harus bergaul atau membangun jejaring dalam 3 lingkaran sosial yaitu, lingkungan kerja, lingkungan organisasi dan lingkungan Negara.
Dengan terpilihnya Rd. Lenny Fatimah sebagai Ketua IPI Bandung periode 2011-2013, semoga kiprah pustakawan semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

BELAJAR BAHASA INGGRIS DENGAN LAGU ANAK-ANAK

Agar anak-anak tertarik dengan bahasa Inggris, beberapa lagu sederhana dapat diajarkan kepada mereka. Diataranya lagu tentang warna, kebersamaan.  hari, ataupun tentang benda-benda di sekitar rumah kita. Dapat juga menggunakan rekaman pada kaset atau CD yang dapat diulang-ulang.

A. Tentang warna

1 2 3 1 1 2 3 1

Black and yellow - black and yellow

3 4 5 3 4      5

Green and blue - green and blue

5       6 5 4 3 1 5 6 5 4 3 1

Sing a song together – sing a song together

2 5 1 2 5 1

Me and you - me and you

B Tentang Kebersamaan

1 3 5 6 5 4 3 1 1 2 5 5 3 1

The more we get together .. together …..together

1 3 5 6 5 43 1 1 2 5 5 1

The more we get together the happier will be

1 2 5 5 3 1 1 2 5 5 1

For your friends are my friend, and my friends are your friends

1 3 5 6 5 43 1 1 2 5 5 1

The more we get together the happier will be

C. Tentang benda-benda (maaf tidak ada notasinya)

That is a window that is a door,

that is a pencil that is a pen

What are they ? what are they?

They are my book and red shirt

Where are they? Where are they?

They are all in my cupboard

D. Tentang hari-hari (ada beberapa versi)

Monday – Tuesday - Wednesday

Thursday - Friday – Saturday

We have to go to school every day

But Sunday is the holiday

E. Lagu-lagu popular, yang artinya dapat dicarikan di kamus agar anak dapat meresapi maknanya.

Dipublikasi di community education | Tinggalkan Komentar

BERKACA DAN BERSYUKUR

Istilah berkaca artinya melihat kedalam cermin untuk mengetahui keadaan diri kita. Ketika berdandan dan mematut diri, kita akan melihat kerapihan penampilan pada kaca atau cermin. Kaum wanita biasanya lebih lama ketika berkaca, entah mengatur riasan wajah, mimik atau tampilan seluruh badan. Anak kecil yang sedang menangis bila diberi cermin, biasanya akan berhenti menangis dan melihat pantulan wajahnya, kadang-kadang iapun tersenyum.

Konotasi negatif berkaca bisa digunakan kepada seorang yang tidak ”mengukur diri”, atau orang yang menuntut orang lain terlalu banyak, sementara dirinya banyak kekurangan dan kelemahan. Dalam segi positif dapat diartikan kegiatan melihat kepada gambaran atau keadaan orang lain yang baik untuk ditiru atau dicontoh. Untuk keadaan normal misalnya, anak menggambarkan sifat dan perilaku orang tua ketika kecil, seperti cermin yang memantulkan gambar yang ada di depannya.

Seorang suami biasanya akan kurang senang atau marah kepada istri jika dituntut terlalu banyak, untuk berprestasi dalam pekerjaan atau mendapatkan lebih banyak penghasilan. Apalagi jika dibanding-bandingkan dengan orang lain, maka diapun akan berkata ”kamu sendiri ngaca dong” atau berkata ”sayapun bisa seperti dia”. Istri hendaknya selalu bersyukur atas apa yang diperolehnya. Jangan menginginkan hal yang terlalu berlebihan, hendaklah melihat ”ke bawah”, misalnya orang yang sakit atau ditimpa kemalangan dan orang yang lebih menderita.

BERSYUKUR ATAS SEGALA SESUATU

”Look into yourself”, betapa banyaknya yang patut disyukuri.

1. Anggota tubuh yang lengkap. Kita dapat berjalan, melihat, mendengar, mencium, berkata dan bekerja. Semua adalah anugrah Sang Pencipta yang senantiasa harus kita syukuri. Bayangkan bila salah satu diantaranya tidak berfungsi dengan baik, tentu kita akan merasakan kekurangan dan tidak nyaman.

2. Orangtua dan keluarga yang menyayangi kita. Seandainya orang tua merasa sakit hati oleh perilaku kita, tentu mereka tidak akan memerhatikan kita, bahkan tidak peduli. Pepatah bahwa ”surga ada di bawah telapak kaki ibu” sangat penting untuk kehidupan dunia dan akhirat. Seorang anak akan selalu didoakan oleh ibunya agar selamat dan sukses. Suami atau istri dan anak-anak yang mendukung kita tentu akan sangat membahagiakan. Sudah sewajarnya kalau kita menjaga hati dan perasaan orang-orang yang kita sayangi.

3. Lingkungan dan pekerjaan yang baik. Berbahagialah jika kita dapat hidup dan tinggal di lingkungan orang-orang yang sholeh dan terpelajar. Lingkungan yang baik mendorong kita untuk berbuat baik dan orang-orang terpelajar dapat menjadi panutan bagi kita untuk terus belajar. Hendaknya dijauhkan sikap egois dan mencari keuntungan pribadi, gemar berghibah, senang melihat orang lain susah, kikir. Sifat asosial atau penyakit sosial seperti iri-dengki, mencuri dan berzinah, karena akhlaq yang tercemar, semoga tidak terjadi.

4. Berusaha Menjadi Manusia Terbaik. Hendaknya kita selalu meningkatkan kualitas diri, baik dalam perilaku maupun tutur-kata. Rajin dan bekerja dengan sungguh-sungguh, hemat, cermat dan rapih, taat azas, mandiri, mau belajar dan mendengarkan orang lain, berempati dan membantu sesama, rendah hati dan tidak berburuk sangka. Orang yang baik adalah yang bermanfaat untuk orang banyak.

5. Mengerti keterbatasan dirinya dan orang lain. Manusia memang khalifah dimuka bumi, namun Allah lah yang Maha Sempurna. Setiap hari kita berusaha dan berupaya, namun semua sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Seperti halnya masalah ghaib dan masa depan, manusia tidak memiliki kemampuan untuk mengetahuinya. Allah memberi kita cobaan, teguran atau menutup aib kita menurut kehendak Nya.

Ridho menerima segala taqdir dan ketentuan Nya akan membuat kita menjadi orang yang berserah diri kepada Allah swt. Dia-lah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Hanya kepada Allahlah kita memohon segala sesuatu.

Dipublikasi di popular writing | Tinggalkan Komentar